Ingin Resign Kerja & Jadi Freelancer? Simak Dulu Tipsnya

Di zaman sekarang, sudah bukan rahasia umum lagi kalau sebagian besar pekerja kantoran memiliki side job atau freelance job, baik untuk tambah-tambah penghasilan ataupun untuk meningkatkan level keahlian yang dimiliki. Bahkan, beberapa pekerjaan freelance bisa mendulang pundi-pundi penghasilan yang lebih besar dibanding gaji bulanan di kantor.

Freelancer

 

Kondisi ini ditambah dengan segala problematika yang ada di kantor, juga berpotensi menjadi alasan karyawan untuk resign atau mengundurkan diri dari perusahaan. Kerja di rumah, waktu yang lebih fleksibel, dapat gaji besar dari pekerjaan freelance, bebas dari bermacet-macetan di jalan, tidak terlibat drama kantor, apakah Anda adalah salah satu yang sedang membayangkannya?

 

Jika ya, sebaiknya, jangan terburu-buru. Beberapa hal ini perlu perhatikan dan pertimbangkan sebelum benar-benar resign kerja dan menjadi freelancer.

 

Memiliki kepercayaan diri yang kuat

 

Memilih untuk resign dari pekerjaan utama adalah salah satu keputusan besar dalam hidup. Dengan resign dan memilih jadi freelancer, artinya Anda juga akan kehilangan beberapa tunjangan yang Anda dapat dari kantor. Untuk itu, Anda perlu memiliki tujuan dan kepercayaan diri yang kuat sebelum resmi mengajukan surat resign.

 

Selain menghindari penyesalan di kemudian hari, ini juga bisa melatih Anda mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Misalnya, menyiapkan tabungan darurat, asuransi kesehatan pribadi, dan lain sebagainya. Anda juga perlu membuat tujuan dan rencana apa saja yang akan Anda lakukan selepas resmi resign. Sebab, ke depannya, hidup dan segala kebutuhannya tetap terus berjalan.

 

Punya koneksi pekerjaan freelance yang jelas

 

Meski penghasilannya besar, Anda perlu ingat bahwa pekerjaan freelance termasuk yang tidak stabil. Bisa jadi hari ini project yang diberikan kepada Anda cukup banyak, tapi bisa jadi di bulan berikutnya, projectnya jadi kecil sehingga bujetnya pun diminimalisir. Kecuali, Anda sudah dikontrak secara tertulis untuk periode sekian dengan jumlah penghasilan tertentu.

 

Untuk itu, penting halnya memiliki koneksi pekerjaan freelance yang jelas. Kenal dengan pemilik atau pemberi pekerjaan freelance saja tidak cukup. Selain bukti hitam di atas putih, Anda juga perlu tahu tujuan dari pekerjaan freelance yang Anda kerjakan beserta perusahaan yang menaunginya. Dari sana, Anda tentu bisa memiliki bayangan tentang kelanjutan project tersebut ke depannya. Supaya lebih terjamin, Anda juga perlu membangun koneksi dengan banyak orang selama menjalani pekerjaan freelance. Yang terpenting, pastikan Anda sudah membuat portofolio kerja yang menarik yang bisa digunakan untuk ‘memikat’ klien lainnya.

 

Menyelesaikan utang & punya tabungan minimal untuk 6 bulan ke depan

 

Selain tidak stabil, pekerjaan freelance juga biasanya berjalan dengan sistem invoice. Anda perlu menyelesaikan beberapa project terlebih dahulu, lalu Anda membuat invoice atau tagihan sesuai tarif yang sudah disepakati di awal. Sayangnya, berbeda dengan gajian di kantor yang tanggalnya tepat waktu, sistem invoice seringkali meleset dari tanggal yang ditentukan atau diharapkan. Banyak faktor yang terlibat, mulai dari birokrasi perusahaan tempat Anda jadi freelancer, kendala pada project, dan lain sebagainya. Anda kemungkinan tidak akan memiliki tanggal payroll yang jelas kalau menekuni pekerjaan freelance.

 

Selain kebutuhan hidup bisa tersendat, risiko lainnya adalah apabila Anda masih punya tagihan rutin seperti kartu kredit, kemungkinan besar Anda bisa telat bayar atau lewat dari tanggal jatuh tempo. Di sinilah pentingnya memiliki tabungan, minimal untuk 6 bulan ke depan setelah resign dari kantor. Selain bisa menjadi dana talangan kalau-kalau invoice belum cair, Anda juga bisa menggunakan tabungan untuk bayar cicilan yang tersisa atau buka usaha sampingan lain selain pekerjaan freelance.

 

Solusi lainnya, Anda juga bisa mempertimbangkan untuk beralih ke cicilan tanpa kartu kredit atau kartu kredit digital seperti Kredivo yang tidak memiliki tanggal tagihan tetap per bulannya seperti kartu kredit konvensional.

 

Sebab, dengan kartu kredit biasa, meski tidak digunakan untuk transaksi, Anda akan tetap memiliki tagihan iuran tetap per bulan. Beda dengan cicilan tanpa kartu kredit Kredivo yang tidak membebankan iuran bulanan, biaya kartu, atau biaya tahunan. Anda hanya perlu membayar tagihan apabila Anda melakukan transaksi dengan Kredivo, baik transaksi yang “bayar dalam 30 hari” tanpa bunga atau “cicilan” dengan pilihan tenor 3/6/12 bulan, dengan suku bunga 2,95%. Tidak kalah dengan kartu kredit konvensional, Kredivo juga bisa memberikan limit atau plafon kredit hingga Rp 20 juta untuk cicilan.

 

Punya perangkat dan ruang kerja sendiri yang memadai

 

Berbeda dengan kerja kantoran yang segala fasilitasnya tersedia, Anda perlu memikirkan dan menyiapkan sendiri tempat beserta peralatan kerja Anda saat jadi freelancer. Terutama jika pekerjaan freelance yang Anda ambil serupa dengan pekerja Anda di kantor. Mulai dari ruangan, akses internet, laptop, smartphone, dan lain sebagainya.

 

Kalau belum ada, maka Anda perlu menyiapkannya dari sekarang sebelum resmi resign. Misalnya, laptop pribadi Anda baru saja rusak. Otomatis, Anda perlu laptop baru untuk pekerjaan freelance Anda nanti. Anda bisa mempertimbangkan untuk ambil cicilan tanpa kartu kredit laptop yang Anda butuhkan. Dengan Kredivo, Anda bisa memilih tenor sesuai kebutuhan, mulai dari 3, 6 hingga 12 bulan. Tidak ada salahnya memanfaatkan waktu yang tersisa sebelum resign untuk menyelesaikan tenor cicilan baru.

 

Selain itu, memilih cicilan laptop tanpa kartu kredit dengan Kredivo juga lebih hemat waktu dan tidak akan membebani keuangan Anda, sebab Anda tidak perlu bayar dp, iuran bulanan, atau biaya tahunan. Proses daftar dan transaksinya pun online lewat aplikasi. Setelah daftar dan dapat plafon kredit, Anda bisa langsung bertransaksi di lebih dari 200 merchant online rekanan Kredivo seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, dan yang lainnya.

Categories: /

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *